Jumat, 04 Mei 2012

Melajulah Kencang Program Bank Sampah Surabaya

Replikasi Program Bank Sampah di Surabaya, sepertinya akan melaju kencang di tahun 2012. Tak berlebihan kiranya, saat melihat antusias fasilitator Surabaya di acara "Sosialisasi Pengembangan Program Lingkungan dan Bank Sampah Surabaya 2012".

Terlebih, adanya Program Community Centre 2011 lalu, telah memberi "bekal" cukup, dengan terbentuknya 10 wilayah percontohan dengan penerapan sistem bank sampah yang cukup baik. Banyak wilayah di Surabaya yang ingin mengembangkan sistem bank sampah, juga merujuk ke 10 wilayah Community Centre tersebut.
Acara yang merupakan rangkaian Program Community Centre 2012 ini, sengaja mengumpulkan seluruh fasilitator Kota Surabaya untuk menyamakan persepsi tentang pengembangan bank sampah di Surabaya. Selain fasilitator, hadir pula Dyah Katarina, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surabaya dan Aditya Waskita, Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya.
Dalam sambutannya, Dyah menyampaikan dukungannya terhadap Program Bank Sampah maupun Community Centre. "Program bank sampah sejalan dan bisa disinergikan dengan program kerja PKK di Pokja 3 dan 4 yang membidangi program lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. PKK Kota sangat mendukung program ini", ujar Dyah.
Saat ini di Surabaya memang banyak yang mengembangkan Program Bank Sampah. Sejalan dengan hal itu, Wihartuti Dwi Rahayu, Ketua Paguyuban Fasilitator Lingkungan Kota Surabaya, menilai ini peluang yang bagus.
Menurut wanita yang kerap dipanggil Bu Agus ini, bank sampah yang sudah ataupun yang akan dibentuk, perlu diseragamkan sistemnya, sehingga memudahkan dalam melakukan evaluasi. "Selama ini, banyak wilayah yang ingin mengembangkan bank sampah, karenanya pendampingan fasilitator sangat penting, khususnya dalam pembentukan sistem dan administrasi", ujar Bu Agus.
Pun demikian yang disampaikan Aditya Waskita, "Administrasi sistem bank sampah, akan memudahkan melihat capaian bank sampah, baik dari segi reduksi sampah dan omset. Ini juga yang menjadi perhatian Tim Adipura".
Tak ketinggalan, Sisyantoko, selaku Ketua Wehasta sebagai mitra Yayasan Unilever Indonesia dalam menjalankan Program Community Centre Surabaya, memaparkan tahapan pembentukan sistem bank sampah. Tak ayal, di akhir kegiatan, para fasilitator saling berebut form pengajuan pembentukan bank sampah yang dibagikan kala itu.
Kita nantikan, akan melaju sekencang apa Program Bank Sampah Surabaya di 2012 ini.

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More