Masih terbayang, begitu menggebu dan fasihnya Ibu Made, Manager Bank Sampah Bersih Ceria-Bulak Banteng bercerita tentang sistem bank sampah di wilayahnya. Masih terbayang juga, mimik serius ibu-ibu Tim Penggerak PKK Kota Surabaya menyimak simulasi sistem bank sampah. Belum lagi, antusias fasilitator se-Surabaya Utara mengerubuti pengurus Bank Sampah Bersih Ceria. Layaknya reporter, mereka menggali informasi sebanyak-banyaknya tentang pembukuan dalam sistem bank sampah. Ada juga produk unggulan asli bikinan warga Bulak Banteng, seperti olahan makanan dari lele, keripik bayam dan sinom.
Hingga menjelang sore hari, mereka berkunjung meninjau Bank Sampah Bersih Ceria. Disitu pula, dari sebuah proyektor, pengunjung disuguhi blog yang memuat aktifitas di Bank Sampah Bersih Ceria. Acara Hari Aksi yang baru saja berlangsung pun, sudah diunggah ke www.bulakbanteng-community.blogspot.com milik wilayah Community Centre Bulak Banteng.
Itulah suasana Hari Aksi Community Centre "edisi perdana", yaitu di wilayah Surabaya Utara pada Rabu (9/11/2011).
Sejak dimulai pukul 3 sore, mendung kelam bergelayut, namun acara Hari Aksi Community Centre tetap bergulir begitu hangat dan asik. "Senang rasanya, saya jadi tahu tentang bank sampah. Saya akan coba lakukan di wilayah saya", ujar salah seorang fasilitator Surabaya Utara.
Hari Aksi Community Centre, digelar bergiliran sekali di 5 titik Surabaya (Utara, Selatan,Pusat, Timur, Barat). Disini, masyarakat bisa mempelajari bagaimana Program Community Centre berjalan di suatu wilayah, khususnya tentang sistem bank sampah.
Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya cukup apresiatif dengan diadakannya Hari Aksi. Seperti yang diutarakan Widya Wilopo, perwakilan TP PKK Kota Surabaya, "Di TP PKK Kota Surabaya juga terdapat Pokja yang membidangi lingkungan, karenanya PKK Kota Surabaya mendukung adanya Community Centre".





0 komentar:
Posting Komentar